Beranda

Jl. Diponegoro 203
Ungaran 50512

(024) 6921053 / 6921055 Fak: (024) 692 2146

Beranda

Written by Poris
Category:

Pada Rapat Badan Anggaran DPRD  Kabupaten Semarang yang lalu menghasilkan beberapa keputusan, diantaranya menyepakati bahwa BPTU yang berada di Kecamatan Tengaran tersebut diputuskan akan ditutup.

Dalam rapat Banggar DPRD Kabupaten Semarang terungkap, UPTD tersebut tak memberi keuntungan bagi Pendapatan Asli Daerah, bahkan sekretaris Komisi B DPRD The Hok Hiong menambahkan "Biaya operasional yang cukup tinggi tetapi tidak memberi keuntungan maka dana untuk UPTD BPTU Mulyorejo harus di nol kan." ujar nya, Senin (18/9/2017)

Tujuan awal dibentuknya BPTU yakni memberikan bibit unggul ternak kepada masyarakat tidak tercapai, ternak yang diproyeksikan dilakukan pembibitan diantaranya sapi perah, sapi potong, dan kambing etawa yang tertampung di lahan 10 hektare. Saat ini masih terdapat ratusan ekor sapi perah, sapi potong dan kambing etawa yang akan dilelang pada awal tahun 2018 setelah dilakukan penilaian oleh tim appraisal.

Beberapa anggota Badan Anggaran DPRD mengungkapkan bahwa penutupan UPTD Mulyorejo merupakan langkah tepat, karena prosentase peningkatan bibit sapi dan kambing di BPTU kecil, tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Written by Poris
Category:

Ratusan pedagang Pasar Suruh, Kabupaten Semarang, berbondong-bondong datang ke Gedung DPRD kabupaten berslogan Bumi Serasi, Selasa (12/9/2017).

Sekitar 250 orang dari masyarakat dan pedagang Pasar Suruh Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang dengan koordinator Latif Kurniawan (Kades Suruh) terkait dengan belum adanya kesepakatan antara masyarakat, pedagang, pemerintah desa serta Pemerintah Kabupaten Semarang mengenai pembangunan Pasar Suruh .

Dalam audiensi di hadiri oleh Bambang kusriyanto bsc Ketua DPRD kabupaten Semarang, Suradi SH,MH wakil Ketua DPRD kabupaten Semarang, As'of wakil ketua DPRD, Joni Budi Raharjo wakil ketua DPRD, Basari ketua komisi B, Badarudin anggota, Jauhari dari pks anggota, Suparso anggota , Kusulistyono anggota, Sudarjak anggota, Sutanto anggota, Lily wachiduni anggota fraksi Demokrat, Bondan Marutohening anggota, Muh Nasir kepala disperindag, Anang Ka Bappeda kab semarang, muspika kecamatan Suruh, Kades Suruh Latif kurniawan dan 20 masyarakat.

Written by Poris
Category:

Related imageAnggota Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Sarwono meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menangani pembangunan jalan poros desa.

Menurutnya, dana desa yang dikelola pemerintah desa tak cukup untuk membangun atau memperbaiki kerusakan jalan poros desa yang pangjangnya lebih dari tiga kilometer.

 Sarwono menambahkan, dana desa yang dikelola pemerintahan desa hanya cukup digunakan menangani pembangunan jalan lingkungan maupun jalan penghubung antar dusun.
Written by Poris
Category:

Setelah Raperda APBD Perubahan 2017 disetujui, Pemkab Semarang diminta segera mempercepat penyerapan anggaran. Hal itu dikatakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto usai memimpin Rapat Paripurna Persetujuan Penetapan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017, Jumat (8/9) sore.

Politikus PDIP tersebut mengatakan per-akhir Juni 2017 secara keseluruhan penyerapan anggaran APBD Penetapan 2017 masih 33 persen. “Kami juga mengingatkan, ada beberapa perangkat daerah yang belum melaksanakan kegiatan APBD Penetapan 2017,” ujar BK sapaan akrab Bambang Kusriyanto.

Kondisi tersebut otomatis menjadi evaluasi pihak DPRD terkait dengan rendahnya serapan anggaran dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Untuk itu anggota DPRD sepakat mendorong OPD memenuhi tahapan penyerapan anggaran,” lanjutnya.