Beranda

Jl. Diponegoro 203
Ungaran 50512

(024) 6921053 / 6921055 Fak: (024) 692 2146

Beranda

Written by Poris
Category:

Setelah Bupati Semarang Dr. H. MUNDJIRIN ES, Sp. OG menyampaiakan  Raperda tentang tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD TA. 2017 pada Rapat Paripurna 25 Juni yang lalu. Akhirnya setelah dilakukan pembahasan oleh Badan Anggaran pada 16 Juli, dilanjutkan pembahasan ditingkat Komisi pada 17 sampai dengan 20 Juli. Dan di pembahasan final di Badan Anggaran pada 23 Juli mendengarkan pandangan dari tiap-tiap Komisi.

Rapat yang hadiri oleh 40 anggota DPRD, Forkopimda dan pejabat di lingkungan Kabupaten Semarang dan dipimpin oleh wakil ketua DPRD Kabupaten Semarang Suradi, SH., MH didampingi 2 wakil Ketua DPRD Kabupaten Semarang. Laporan hasil pembahasan Badan Anggaran yang dibacakan Sekretaris DPRD Drs. S. Bangun Prasetyo terdapat beberapa rekomendasi diantaranya terdapat temuan oleh BPK yakni masih adanya 8 (delapan) temuan ketidakpatuhan Perundang-undangan dan 9 (sembilan) temuan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menunjukkan Bupati sebagai Kepala Daerah kurang konsentrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam Laporan yang dibacakan, masih terdapat Pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak sesuai dengan kompetensinya dan Direktur PDAM yang kurang memenuhi syarat, sehingga pencapaian target tidak tercapai. 

Written by Poris
Category:

Pasca Cuti bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1439 H, DPRD Kab Semarang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Persetujuan 3 raperda yakni Raperda tentang Perpustakaan, Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2013 tentang Surat Izin Usaha Perdagangan dan Wajib Daftar Perusahaan menjadi Perda, kamis (25/6). 

Rapat yang dihadiri hampir seluruh anggota DPRD ini, dipimpin Ketua DPRD Kab. Semarang H. Bambang Kusriyanto, B.Sc didampingi Wakil Ketua DPRD dan turut Hadir Bupati dan Wakil Bupati Semarang beserta jajaran pemerintah Kab. Semarang. Rapat yang masih diselimuti suasana Halal bihalal berjalan dengan hikmat, persetujuan 3 raperda yang pembahasannya telah dilakukan pada bulan lalu dengan pembahasannya tentang perpustakaan oleh panitia khusus X sedangkan 2 raperda lainnya yakni Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2013 tentang Surat Izin Usaha Perdagangan dan Wajib Daftar Perusahaan dibahas oleh panitia khusus XI. 

Setelah pembacaan laporan pansus oleh masing-masing pimpinan panitia khusus, seluruh anggota DPRD menyetujui ketiga raperda untuk di sahkan menjadi Peraturan Daerah KAbupaten Semarang. Agenda lain pada Rapat Paripurna yang ke 11 pada tahun 2018 ini yakni penyampaian Raperda tentang tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD TA. 2017 yang disampaikan langsung oleh Bupati Semarang Dr. H. MUNDJIRIN ES, Sp. OG.

Diakhir Penutup Rapat Paripurna, Ketua DPRD mewakili seluruh anggota DPRD menyampaikan Mohon Maaf Lahir Batin, kadang antara satu dan lain memiliki perbedaan pendapat, sehingga terjadi perdebatan mempertahankan pemikiran masing-masing. Acara dilanjutkan dengan Halal Bihalal, seluruh anggota DPRD dan tamu undangan yang hadir pada rapat paripurna saling bersalaman, Suasana akrab dan canda tawa sesama anggota DPRD dan tamu undangan terlihat jelas dalam acara yang digelar di Gedung DPRD Kab. Semarang. 

 

 

Written by Poris
Category:

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Semarang Drs. M. Bangun Prasetyo, berharap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Sekretariat DPRD dapat meningkatkan kedisiplinan dan kinerja. Ia pun mengapresiasi kedisiplinan aparatur Setwan yang nyaris 100 Persen pada hari pertama masuk kerja, Kamis (21/06/2018).

Apel yang dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD Drs. M. Bangun Prasetyo dan didampingi pejabat struktural, dalam amanatnya "Alhamdulillah tentunya ini membanggakan bagi saya bahwa ASN dan tenaga honorer Sekretariat DPRD Kab. Semarang berkomitmen untuk kerja maksimal, salah satu parameternya, ya, kehadiran ini dan kedepan lebih ditingkatkannya kinerjanya."

Usai apel Setwan dan seluruh ASN Sekretariat DPRD Kab. Semarang saling bersalaman dan saling bermaafan dan dilanjutkan silaturahmi kediaman Ketua DPRD Kab. Semarang.

Written by Poris
Category:

Seminggu pasca penutupan objek wisata Kampoeng Rawa (16/4) yang lalu oleh Satpol PP Kabupaten Semarang, sekitar 150 orang dari paguyuban nelayan dan petani setempat mengadukan nasibnya ke DPRD Kabupaten Semarang.

Audensi yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Kab. Semarang H. Bambang Kusriyanto didampingi anggota DPRD The Hok Hiong ini, mendengarkan keluhan dari manajemen objek wisata dan paguyuban nelayan. Adapun aspirasi dari Paguyuban Nelayan yang diwakili oleh Rahmat Kristianto Adi mengatakan, kedatangan meminta agar pemberdayaan terhadap petani dan nelayan di Kampoeng Rawa tetap berjalan. Kampung Rawa selama ini menjadi gantungan hidup ratusan warga Bejalen dan sekitarnya yang tergabung dalam paguyuban nelayan dan petani, ada sekitar 14 paguyuban yang mengandalkan Kampung Rawa sebagai mata pencaharian. Hal senada diungkapkan perwakilan manajemen kampoeng apung minta agar segera dibuka secepatnya sambil melakukan pengurusan proses izin, karena sudah banyak yang sudah booking tempat untuk kegiatan.