Berita

Jl. Diponegoro 203
Ungaran 50512

(024) 6921053 / 6921055 Fak: (024) 692 2146

Written by Poris
Category:

Pasca Cuti bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Fitri 1439 H, DPRD Kab Semarang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Persetujuan 3 raperda yakni Raperda tentang Perpustakaan, Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2013 tentang Surat Izin Usaha Perdagangan dan Wajib Daftar Perusahaan menjadi Perda, kamis (25/6). 

Rapat yang dihadiri hampir seluruh anggota DPRD ini, dipimpin Ketua DPRD Kab. Semarang H. Bambang Kusriyanto, B.Sc didampingi Wakil Ketua DPRD dan turut Hadir Bupati dan Wakil Bupati Semarang beserta jajaran pemerintah Kab. Semarang. Rapat yang masih diselimuti suasana Halal bihalal berjalan dengan hikmat, persetujuan 3 raperda yang pembahasannya telah dilakukan pada bulan lalu dengan pembahasannya tentang perpustakaan oleh panitia khusus X sedangkan 2 raperda lainnya yakni Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2013 tentang Surat Izin Usaha Perdagangan dan Wajib Daftar Perusahaan dibahas oleh panitia khusus XI. 

Setelah pembacaan laporan pansus oleh masing-masing pimpinan panitia khusus, seluruh anggota DPRD menyetujui ketiga raperda untuk di sahkan menjadi Peraturan Daerah KAbupaten Semarang. Agenda lain pada Rapat Paripurna yang ke 11 pada tahun 2018 ini yakni penyampaian Raperda tentang tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD TA. 2017 yang disampaikan langsung oleh Bupati Semarang Dr. H. MUNDJIRIN ES, Sp. OG.

Diakhir Penutup Rapat Paripurna, Ketua DPRD mewakili seluruh anggota DPRD menyampaikan Mohon Maaf Lahir Batin, kadang antara satu dan lain memiliki perbedaan pendapat, sehingga terjadi perdebatan mempertahankan pemikiran masing-masing. Acara dilanjutkan dengan Halal Bihalal, seluruh anggota DPRD dan tamu undangan yang hadir pada rapat paripurna saling bersalaman, Suasana akrab dan canda tawa sesama anggota DPRD dan tamu undangan terlihat jelas dalam acara yang digelar di Gedung DPRD Kab. Semarang. 

 

 

Written by Poris
Category:

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Semarang Drs. M. Bangun Prasetyo, berharap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Sekretariat DPRD dapat meningkatkan kedisiplinan dan kinerja. Ia pun mengapresiasi kedisiplinan aparatur Setwan yang nyaris 100 Persen pada hari pertama masuk kerja, Kamis (21/06/2018).

Apel yang dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD Drs. M. Bangun Prasetyo dan didampingi pejabat struktural, dalam amanatnya "Alhamdulillah tentunya ini membanggakan bagi saya bahwa ASN dan tenaga honorer Sekretariat DPRD Kab. Semarang berkomitmen untuk kerja maksimal, salah satu parameternya, ya, kehadiran ini dan kedepan lebih ditingkatkannya kinerjanya."

Usai apel Setwan dan seluruh ASN Sekretariat DPRD Kab. Semarang saling bersalaman dan saling bermaafan dan dilanjutkan silaturahmi kediaman Ketua DPRD Kab. Semarang.

Written by Poris
Category:

Masih dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Semarang yang ke 497, Kamis (15/03). Terlihat ada suasana berbeda di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang. Seakan tidak mau kalah dengan Bapak dan Ibu Anggota Dewan yang tampil berbeda, Staf di Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang pun dengan antusias menggunakan pakaian adat semarang, mulai dari Bapak Sekwan Drs. S. Bangun hingga petugas keamanan.

Sudah menjadi tradisi di Sekretariat DPRD setiap Rapat Paripurna memperingati HUT Kabupaten Semarang, selalu menggunakan pakaian adat. Dimana kesehariannya selalu menggunakan pakaian kedinasannya, kali ini tampak ada aura berbeda dilingkungan Sekretariat DPRD.

         

Written by Poris
Category:

Seminggu pasca penutupan objek wisata Kampoeng Rawa (16/4) yang lalu oleh Satpol PP Kabupaten Semarang, sekitar 150 orang dari paguyuban nelayan dan petani setempat mengadukan nasibnya ke DPRD Kabupaten Semarang.

Audensi yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Kab. Semarang H. Bambang Kusriyanto didampingi anggota DPRD The Hok Hiong ini, mendengarkan keluhan dari manajemen objek wisata dan paguyuban nelayan. Adapun aspirasi dari Paguyuban Nelayan yang diwakili oleh Rahmat Kristianto Adi mengatakan, kedatangan meminta agar pemberdayaan terhadap petani dan nelayan di Kampoeng Rawa tetap berjalan. Kampung Rawa selama ini menjadi gantungan hidup ratusan warga Bejalen dan sekitarnya yang tergabung dalam paguyuban nelayan dan petani, ada sekitar 14 paguyuban yang mengandalkan Kampung Rawa sebagai mata pencaharian. Hal senada diungkapkan perwakilan manajemen kampoeng apung minta agar segera dibuka secepatnya sambil melakukan pengurusan proses izin, karena sudah banyak yang sudah booking tempat untuk kegiatan.

Written by Poris
Category:

DPRD Kabupaten Semarang, Senin (05/03) kembali menggelar paripurna. Agendanya, Penyampaian empat raperda dan pembentukan Panitia kHusus. Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Semarang H. Bambang K ini dihadiri oleh Unsur Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Semarang dan dihadiri Bupati Semarang, Wakil Bupati Semarang, FORKOMPINDA Kabupaten serta Staf Bupati. 

Dalam penyampaian Raperda yang akan dibahas dalam Panitia Khusus ini, Bupati Semarang menyertakan Raperda tentang Penanggulangan Kemiskinan yang pada beberapa waktu lalu sempat menjadi masalah. Raperda lain yang disampaikan yaitu Penyelenggaraan Kearsipan, Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2012 Tentang Retribusi Perijinan Tertentu dan Pencabutan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2014 Tentang  Izin Gangguan. 

Pembentukan Panitia Khusus kali ini dibagi menjadi 4 Pansus terdiri dari Pansus V membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan yang diketuai Sdr. Resa Hariboro, ST, Pansus VI membahas Raperda tentang Penanggulangan Kemiskinan yang diketuai Sdr. Agus Rujianto, Pansus VII membahas Raperda tentang Pencabutan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2014 Tentang  Izin Gangguan diketuai Sdr. Jauhari Mahmud, dan Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2012 Tentang Retribusi Perijinan Tertentu di bahas oleh Pansus VIII yang diketuai Sdr. Sutanto. dimana pembahasan akan dilaksanakan pada tanggal 6 hingga tanggal 13 Maret mendatang.